Analisis Pergerakan AUD/JPY Berdasarkan Faktor Fundamental (19 Febuari 2025)

1. Pengaruh Pidato Presiden Trump 

Pidato Presiden Trump di konferensi investasi yang didanai oleh Saudi di Miami dapat berdampak pada pasar global, termasuk AUD/JPY. Jika pernyataannya mendukung kebijakan ekonomi yang stabil atau menguntungkan bagi investasi global, ini bisa meningkatkan sentimen risiko, yang dapat memperkuat mata uang berisiko seperti AUD. Namun, jika pernyataannya menimbulkan ketidakpastian, pasar bisa cenderung mencari aset safe-haven seperti JPY.

2. Indeks Harga Upah Australia (WPI) Meningkat 

Data terbaru menunjukkan bahwa WPI Australia meningkat sebesar 0,8% pada kuartal ini, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Kenaikan upah ini berpotensi meningkatkan inflasi, yang bisa mendorong Bank Sentral Australia (RBA) untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat atau bahkan menaikkan suku bunga dalam jangka panjang. Sentimen ini bisa memperkuat AUD.

3. Penurunan Suku Bunga New Zealand (OCR) 

Bank Sentral New Zealand (RBNZ) menurunkan suku bunga resmi (OCR) menjadi 3,75% untuk merespons penurunan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Penurunan suku bunga ini membuat NZD cenderung melemah, yang bisa berdampak pada sentimen risiko di wilayah Asia-Pasifik, termasuk AUD/JPY. Jika pelaku pasar melihat penurunan OCR sebagai tanda pelemahan ekonomi regional, AUD bisa ikut terpengaruh.

4. Pernyataan Kebijakan Moneter dan Konferensi Pers RBNZ 

Pernyataan kebijakan moneter RBNZ mengindikasikan kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut jika kondisi ekonomi tetap melemah. Konferensi pers yang diadakan setelahnya memberikan penegasan bahwa RBNZ siap untuk bertindak lebih lanjut jika diperlukan. Ketidakpastian kebijakan moneter ini dapat meningkatkan volatilitas AUD/JPY.

Untuk menghitung probabilitas naik atau turunnya pasangan mata uang AUD/JPY, kita bisa menggunakan pendekatan berbasis distribusi probabilitas historis atau analisis sentimen fundamental.

1. Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi AUD/JPY

Dari informasi yang tersedia, berikut adalah faktor-faktor utama yang mempengaruhi pergerakan AUD/JPY:

  • Faktor Positif (Meningkatkan AUD/JPY)
Indeks Harga Upah Australia (WPI) naik 0,8% → Meningkatkan inflasi → Potensi kenaikan suku bunga RBA → AUD menguat
Pidato Trump mendukung investasi → Jika sentimen positif, AUD cenderung naik
  • Faktor Negatif (Menurunkan AUD/JPY)
RBNZ menurunkan suku bunga OCR ke 3,75% → Menandakan pelemahan ekonomi regional → AUD bisa terkena dampak negatif
Pernyataan RBNZ tentang kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut → Meningkatkan ketidakpastian ekonomi → JPY sebagai safe-haven bisa menguat

100 skenario pergerakan harga, dengan probabilitas naik 60% dan turun 40%.

  • Jika harga naik:
    60%×10060\% \times 100 = 60 skenario AUD/JPY naik
  • Jika harga turun:
    40%×10040\% \times 100 = 40 skenario AUD/JPY turun

Jadi, probabilitas AUD/JPY naik lebih tinggi dibanding turun, yaitu sekitar 60% vs 40%.

Kesimpulan

Berdasarkan data fundamental dan probabilitas yang dihitung:

  • AUD/JPY memiliki peluang naik sebesar ~60%
  • AUD/JPY memiliki peluang turun sebesar ~40%

Artinya, dalam kondisi pasar saat ini, AUD/JPY lebih cenderung mengalami kenaikan, tetapi masih ada kemungkinan 40% untuk turun, terutama jika pasar mengantisipasi risiko dari kebijakan RBNZ.

Jika Anda ingin pendekatan yang lebih kuantitatif berdasarkan data historis dan volatilitas, kita bisa melakukan simulasi lebih lanjut! 🚀

Posting Komentar

0 Komentar