Analisis Fundamental AUDJPY (9 - 15 Febuari 2025).

Berdasarkan data fundamental yang diberikan, kita akan menganalisis kemungkinan arah pergerakan AUD/JPY berdasarkan pengaruh data ekonomi dan peristiwa penting yang terjadi, khususnya dari sisi USD dan EUR, karena AUD memiliki hubungan erat dengan sentimen risiko global.

Analisis Fundamental AUD/JPY

AUD/JPY adalah pasangan yang sangat sensitif terhadap sentimen risiko global. Berikut faktor-faktor utama yang dapat memengaruhi pergerakannya:

1. Data Inflasi AS (CPI & PPI)

  • CPI y/y (3.0% vs 2.9% sebelumnya) → Inflasi AS naik sedikit, yang bisa memperkuat USD karena meningkatkan ekspektasi kebijakan moneter ketat dari The Fed.
  • Core CPI m/m (0.4% vs 0.3% forecast) → Kenaikan inflasi inti menunjukkan tekanan inflasi masih tinggi.
  • Core PPI & PPI (0.3% dan 0.4%) → Inflasi produsen tetap stabil, mendukung kemungkinan suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Dampak pada AUD/JPY: USD yang lebih kuat bisa menekan AUD jika pasar mulai menghindari aset berisiko.

2. Data Retail Sales AS

  • Core Retail Sales (-0.4% vs 0.3% forecast) → Penurunan signifikan menunjukkan pelemahan konsumsi di AS.
  • Retail Sales (-0.9% vs -0.2% forecast) → Pelemahan ekonomi AS bisa meningkatkan spekulasi pemotongan suku bunga, yang melemahkan USD dan bisa menguntungkan AUD.

Dampak pada AUD/JPY: Data ini bisa memperkuat AUD jika pasar menilai The Fed akan lebih dovish.

3. Unemployment Claims AS (213K vs 217K forecast)

  • Sedikit lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak cukup signifikan untuk mengubah kebijakan moneter The Fed.
4. Sentimen Risiko Global
  • Pidato ECB Lagarde → Jika dovish, bisa melemahkan EUR dan meningkatkan daya tarik aset berisiko seperti AUD.
  • Pidato Powell & Trump → Bisa meningkatkan volatilitas, terutama jika Powell memberikan sinyal mengenai kebijakan moneter ke depan.
  • Crude Oil Inventories (4.1M vs 2.4M forecast) → Kenaikan stok minyak bisa menekan harga minyak, yang berpotensi melemahkan AUD karena Australia adalah eksportir komoditas besar.



Kesimpulan & Prediksi AUD/JPY

Berdasarkan data fundamental:

  • Inflasi AS lebih tinggi dari perkiraan → Mendukung penguatan USD dan bisa melemahkan AUD.
  • Data penjualan ritel AS buruk → Bisa melemahkan USD dan mendukung AUD.
  • Pidato Powell & Trump → Bisa memicu volatilitas.
  • Kenaikan stok minyak → Bisa melemahkan AUD.

Secara keseluruhan, dampak data yang beragam ini bisa menciptakan kondisi sideways untuk AUD/JPY, dengan kemungkinan sedikit lebih bearish karena inflasi AS yang lebih tinggi dapat menekan sentimen risiko.


Persentase Kemungkinan Arah AUD/JPY

Berdasarkan kombinasi faktor di atas:

  • Turun (Bearish): 55% (Karena inflasi AS yang masih tinggi, yang bisa menekan AUD)
  • Naik (Bullish): 45% (Karena penjualan ritel AS yang buruk, yang bisa melemahkan USD)

Rekomendasi: Menunggu konfirmasi pergerakan harga sebelum entry, karena sentimen masih bercampur. Jika ada pelemahan USD lebih lanjut setelah pidato Powell, AUD/JPY bisa naik, tetapi jika inflasi tetap menjadi perhatian utama, maka AUD/JPY bisa turun.


Posting Komentar

0 Komentar